30 Hari Menjelang Pernikahan, Gak Punya Uang ~ GEOGRAPIK

1 Juli 2020, 

Sebulan lagi pernikahanku akan digelar. Namun, aku tidak terlalu memikirkan acara tersebut entah mau berjalan bagaimana, yang penting nikah saja.

Pikiran yang selalu menghantuiku bukanlah acara pernikahan itu sendiri, melainkan bagaimana kelanjutan hidupku pasca menikah nanti?

Saat ini aku tak punya apa-apa. Hanya ada beberapa lembar rupiah sisa gaji terakhirku sebagai guru honor setahun yang lalu.

Sebentar lagi aku akan jadi seorang suami yang wajib menafkahi isteriku, namun hingga saat ini tak ada satu perusahaan maupun sekolah yang mau menerimaku bekerja. 

Sudah banyak sekali email dan surat lamaran kerja yang kukirim.

Dari ratusan lamaran tersebut, beberapa kali aku mendapat panggilan untuk tes tertulis dan wawancara.

Hanya saja, entah kenapa aku selalu gagal ditahapan terakhir dengan score tipis. Misalnya waktu seleksi perangkat desa, aku hanya terpaut 5 point dari juara pertama. Hanya lima point saja aku bisa lolos.

Selanjutnya, sewaktu skd cpns di tahun ini aku terpaut 7 soal dari juara pertama SKD. Hanya perlu menjawab 7 soal dengan benar sudah dipastikan aku lolos dengan score 390 point.

Sedangkan waktu mendaftar lowongan-lowongan sekolah, selalu tak ada kabar lagi pasca tes wawancara alias ditolak halus.

berbagai tes tersebut telah ku lalui namun hingga saat ini hasilnya nihil. Aku belum juga diterima kerja.

Saking putus asanya, aku mencoba kembali ke desa, menghilangkan gengsi dan nyoba berkebun cabai. Selama dua tahun usaha, ternyata hasilnya tak sesuai harapan. Aku merugi.

Aku mencoba bangkit lagi untuk mencoba tanaman pepaya california, namun hingga saat ini hasilnya juga nihil.

Deretan kegagalan tersebut sering membuatku ditertawakan dan diguncing oleh tetangga. Bahkan ucapan keluargaku sendiri sering membuatku down. 

Aku semakin terpuruk dalam kondisi ini.

Aku tak punya uang.

Lalu ku coba lagi membangun blog ini dengan serius berbulan-bulan. Pagi, siang, sore, malam aku terus mengetik dan mengetik. Berharap banyak visitor yang datang lalu aku bisa menghasilkan uang dari blog ini.

Kenyataanya?

Awalnya blog ini sangat ramai dengan traffik mencapai 20.000 pengunjung perhari. Namun sekarang sudah sunyi sepi hanya mentok di angka 1.000 pengunjung saja. 

Blog yang gak berguna.

Akhirnya aku nyerah berharap mendapat penghasilan dari blog. 

Sekarang aku pasrah saja apapun yang akan terjadi di hidupku. 

Aku sudah kehilangan arah hidupku. Tak ada lagi rencana ke depan. Aku tak tau kudu usaha apa lagi? Semua yang ku usahakan selalu berakhir nihil. 

Rejeki ku seret, macet, bahkan mungkin gak ada.

Aku pasrah ya Allah.

Source link

Categories Belajar

Leave a Comment