Penjelasan Jenis-Jenis Akuntansi – Akuntansi


 

Penjelasan Jenis-Jenis Akuntansi

Topik pembahasan kita saat ini adalah penjelasan jenis-jenis akuntansi, tujuan pembahasan ini adalah agar pembaca lebih memahami penjelasan jenis-jenis akuntansi, berikut ini pembahasannya. Sistem informasi akuntansi ialah sistem yang mengumpulkan dan memproses data transaksi dan mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak yang berkepentingan. Ada banyak jenis sistem informasi akuntansi sehingga pilihannya sangat beragam. 

Penjelasan jenis-jenis akuntansi, sejumlah faktor mempengaruhi perbedaan dari macam-macam sistem ini seperti jenis usaha, ukuran bisnis, volume data, jenis kebutuhan pengelolaan data, dan faktor lainnya. Berbagai sistem akuntansi tersedia telah untuk perusahaan dan individu. Ketika memilih sistem akuntansi, keputusan tersebut harus memperhitungkan harga sistem akuntansi, sejauh mana sistem akan digunakan, dan kemampuan pengguna untuk belajar mengoperasikan sistem. Belajar tentang berbagai jenis-jenis akuntansi dapat membantu Anda dalam pengambilan keputusan.


 
Penjelasan jenis-jenis akuntansi 

Ada beberapa jenis-jenis akuntansi, yaitu:
1. Akuntansi Keuangan
Akuntansi Keuangan adalah akuntansi yang tujuan utamanya mengolah data transaksi keuangan menjadi laporan keuangan untuk diinformasikan kepada pihak-pihka diluar perusahaan.
2. Akuntansi Biaya
Akuntansi Biaya adalah akuntansi yang tujuan utamanya menyediakan data yang diperlukan untuk penetapan dan pengendalian biaya
3. Akuntansi Pemeriksaan
Akuntansi Pemeriksaan adalah akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan independent terhadap catatan akuntansi pendukung laporan keuangan perusahaan dan memberikan pendapat mengenai keandalan dan kelayakan laporan keuangan.
4. Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen adalah akuntansi yang tujuannya menyediakan informasi untuk pihak manajemen perusahaan sebagai dasar menjalankan tugas perencanaan, pengawasan dan kebijakan yang harus diambil.
5. Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan adalah akuntansi yang tujuan utamanya menyusun laporan keuangan yang diperlukan untuk penetapan pajak yang dibebankan oleh perusahaan.
6. Akuntansi Anggaran
Akuntansi Anggaran adalah akuntansi yang tujuan utamanya menyusun rencana keuangan dalam suatu perusahaan untuk periode tertentu, pada saat yang akan datang dan membandingkan hasil operasi kegiatan dengan rencana yang telah ditentukan.
7. Akuntansi Pemerintahan
Akuntansi Pemerintahan adalah akuntansi yang mengkhususkan dalam pencatatan dan pelaporan data keuangan yang terjadi pada badan-badan pemerintahan. 

Baca juga: Pemimpin dan manajemen kepemimpinan.

 Jenis-Jenis Akuntansi

Akuntansi Berbasis 

Adapun jenis-jenis akuntansi berbasis adalah: 

1. Akuntansi Berbasis Anggaran (Budgetary based Accounting)  
2. Akuntansi Berbasis Kas (Cash based Accounting)
3. Akuntansi Berbasis Akrual (Accrual based Accounting)
4. Akuntansi Berbasis Kas menuju Akrual (Cash Toward Accrual based Accounting). 
Baca juga: Ketentuan umum tata cara perpajakan.

Penjelasannya:

1. Akuntansi Berbasis Anggaran (Budgetary based Accounting) 
Akuntansi berbasis anggaran adalah akuntansi yang mencatat, mengklasifikasi, dan mengikhtisarkan transaksi berdasarkan anggaran pendapatan ataupun belanja. Sistem akuntansi berbasis anggaran memasukkan jumlah yang dianggarkan dan jumlah aktual dalam catatan ganda. Jumlah pemasukan yang dianggarkan dimasukkan dalam lajur kredit, kemudian sebagai pengeluaran debit dimasukkan sebagai penyeimbang dari kredit, dan keseimbangan rekening memperlihatkan jumlah anggaran yang masih belum dibelanjakan. Kendala perhitungan sistem akuntansi anggaran adalah kompleksitas penerimaan dan pengeluaran yang dianggarkan. Untuk mengatasinya dilakukan pembandingan yang sistematik dan berkelanjutan antar angka aktual dan angka anggaran, tanpa melalui proses penjurnalan anggaran, melainkan hanya mengandalkan data anggaran yang telah direkam dalam dokumen pelaksanaan anggaran.
 

2. Akuntansi Berbasis Kas (Cash based Accounting)
Akuntansi berbasis kas adalah akuntansi yang mengakui dan mencatat transaksi keuangan pada saat kas diterima. Fokus pengukurannya pada saldo kas dan perubahan saldo kas, dengan cara membedakan antara kas yang diterima dan kas yang dikeluarkan. Lingkup akuntansi berbasis kas ini meliputi saldo kas, penerimaan kas, dan pengeluaran kas. Keterbatasan sistem ini adalah informasi yang dihasilkan terbatas pada pertanggung jawaban kas saja, dan tidak memperlihatkan pertanggungjawaban manajemen atas aktiva dan kewajiban.

3. Akuntansi Berbasis Akrual (Accrual based Accounting) 
Akuntansi berbasis akrual adalah akuntansi yang mengakui dan mencatat transaksi pada  saat perolehan. Fokus sistem akuntansi ini adalah pada pengukuran sumber daya ekonomis dan perubahan sumber daya pada suatu entitas. Sistem akuntansi berbasis merupakan sistem yang paling modest, dimana dalam akuntansi akrual, informasi yang dihasilkan jauh lebih lengkap dan menyediakan informasi yang rinci mengenai aktiva dan kewajiban.

4. Akuntansi Berbasis Kas menuju Akrual (Cash Toward Accrual based Accounting)
Basis akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan pemerintah, yaitu basis kas untuk pengakuan pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan, sedangkan basis akrual digunakan untuk pengakuan aset, kewajiban, dan ekuitas dana. 
Baca juga: Pasar modal dan lembaga keuangan lainnya.

 
Perbedaan antara Basis kas dengan Basis Akrual 

Pemerintahan memiliki saldo kas awal sebesar 10.000 tanpa memiliki kekayaan lainnya. Neraca awal, baik berbasis kas maupun berbasis akrual, akan terlihat sama dalam contoh di bawah ini.

Kas                                      10.0000,00
     Ekuitas Dana                                         10.000,00

Misalnya terjadi transaksi pembelian kendaraan senilai 3.000, neraca setelah transaksi tersebut akan ditampilkan secara berbeda di tiap-tiap basis. Pada basis kas, pembelian kendaraan tersebut dianggap sebagai belanja (biaya). Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah:

Belanja Kendaraan          3.000,00
      Kas                                                         3.000,00

Pada akhir periode, semua akun belanja (biaya) akan ditutup dan mengurangi nilai ekuitas dana. Sehingga yang akan muncul di neraca pada basis kas tetap akun KAS saja di sisi aktiva, karena fokus pengukuran basis kas hanya pada KAS.

Kas                                       7.000,00
     Ekuitas dana                                           7.000,00

Karena fokus pengukuran pada basis akrual adalah semua sumber daya yang dimiliki, maka transaksi pembelian kendaraan tersebut akan dicatat dengan jurnal sebagai berikut:

Kendaraan                         3.000,00
      Kas                                                            3.000,00

Pada neraca pada basis akrual akan menampilkan akun Kendaraan (Aset Tetap) selain KAS di sisi aktiva, sedangkan Ekuitas Dana di sisi pasiva tetap 10.000. Hal tersebut menunjukkan fokus pengukuran basis akrual yang melaporkan semua perubahan kekayaan sehingga transaksi tersebut dianggap sebagai penambahan aset tetap.

Kas                                   7.000,00
Mobil                               3.000,00
     Ekuitas dana                                            10.000,00

Terjadi perbedaan dalam kedua neraca dari satu transaksi yang sama. Dalam neraca berbasis akrual terdapat akun mobil yang tidak diakui pada neraca berbasis kas. Transaksi yang sama kedua neraca tersebut menghasilkan nilai ekuitas dana yang berlainan (7.000 pada neraca berbasis kas dan 10.000 pada neraca berbasis akrual).

Penjelasan jenis-jenis akuntansi, ketika entitas pemerintah harus memilih salah satu dari kedua basis tersebut, informasi ekuitas mana yang lebih baik? Informasi tentang ekuitas dana yang disampaikan oleh neraca berbasis akrual diyakini memberikan informasi yang lebih komprehensif karena merepresentasikan seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah. Banyak pihak menghendaki pelaporan ekuitas dana seperti yang tercantum dalam neraca berbasis kas, karena menunjukkan jumlah persediaan kas yang dimiliki pemerintah yang sebenarnya. Dan juga sebuah informasi yang berguna dalam pengendalian anggaran sekaligus menunjukkan kemampuan keuangan pemerintah dalam mengeksekusi program-program jangka pendeknya. 
Baca juga: Jenis dan klasifikasi aktiva tetap tidak berwujud.
 

Basis kas modifikasi adalah sebuah pendekatan yang berusaha menampilkan informasi yang dihasilkan basis kas sekaligus menyajikan informasi yang hanya bisa dimunculkan oleh basis Akrual. Dengan menggunakan basis kas modifikasi transaksi-transaksi dicatat berdasarkan kas yang diterima atau dibayarkan, sehingga neraca yang dihasilkan akan seperti neraca berbasis kas. Perbedaannya basis kas modifikasi menggunakan fokus pengukuran atas semua sumber daya. Dengan transaksi yang sama, transaksi pembelian kendaraan dalam basis kas modifikasi akan dicatat sebagai transaksi belanja dan mengurangi ekuitas dana menjadi 7.000.

Belanja Kendaraan               3.000,00
        Kas                                                                                        3.000,00

Namun fokus pengukuran menghendaki informasi tentang kendaraan dimunculkan dalam neraca sehubungan dengan fokus pengukurannya yang menghendaki semua kekayaan yang dimiliki ditampilkan di neraca. Akibatnya pelaporan ekuitas dana juga tidak lagi 7.000 tetapi menjadi 10.000, padahal berdasarkan transaksi seharusnya nilai ekuitas dana hanya 7.000. Maka dalam basis kas modifikasi, dilakukan jurnal tambahan untuk mengakui mobil dan melakukan penyesuaian pada ekuitas dana sebagai berikut:
 
Kendaraan                              3.000,00
       Ekuitas dana yang diinvestasikan dalam Aset Tetap   3.000,00

Sehingga basis kas modifikasi akan menghasilkan neraca seperti contoh di bawah ini:
Kas                                           7.000,00
Mobil                                       3.000,00
      Ekuitas                                                                                   7.000,00
      Ekuitas investasi dalam aset tetap                                   3.000,00

Penjelasan jenis-jenis akuntansi, negara-negara yang menggunakan basis kas modifikasi menyimpulkan bahwa informasi yang dihasilkan oleh basis ini lebih informatif daripada yang dihasilkan oleh basis kas maupun basis akrual. Untuk ekuitas dana selain menunjukkan informasi ekuitas dana lancar yang memungkinkan kontrol atas kas, juga memberikan informasi kondisi kekayaan yang berupa aset tetap.

Basis akrual modifikasi lebih banyak diimplementasikan pada negara-negara yang menggunakan multidana dalam akuntansi pemerintahannya. Basis akrual modifikasi pada dasarnya adalah basis akrual yang mencatat transaksi-transaksi sesuai dengan kejadiannya. Namun basis akrual modifikasi mempunyai fokus pengukuran hanya pada sumber daya yang bersifat lancar. 
Baca juga: Standar akuntansi berbeda di berbagai negara.

Demikian pembahasan artikel mengenai penjelasan jenis-jenis akuntansi, semoga dengan pemahaman artikel ini anda semakin memahami tentang akuntansi untuk penjelasan jenis-jenis akuntansi. Terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermamfaat. 

Source link

Categories Belajar

Leave a Comment