Perbedaan Bisnis Dan Dagang Secara Sederhana

Perbedaan Bisnis Dan Dagang Secara Sederhana

Selamat bertemu di dalam topik pembahasan perbedaan bisnis dan dagang secara sederhana. 
Apa perbedaan bisnis dan dagang? Berikut ini pembahasannya. 
Hal yang pertama sekali terlintas di pikiran sebagian orang adalah bahwa bisnis dan dagang sama-sama menghasilkan uang, iya memang benar. Terus dimana bedanya bisnis dan dagang? Kedua-duanya sama-sama bertujuan untuk menghasilkan uang dan mendatangkan keuntungan, jadi apakah bedanya? Hal yang sederhana ini wajib diketahui oleh semua calon pengusaha, agar bisa membuat bisnisnya semakin maju dan tidak jalan ditempat saja.

Perbedaan Utama Berdagang Dan Berbisnis
 
Berikut deskripsi perbedaan utama antara berdagang dan berbisnis:
 

Berdagang
1. Memfokuskan diri hanya untuk mendapatkan keuntungan. 
2. Sistem manajemen yang tersentralisasi, jadi segala keputusan dilakukan oleh pemilik.
3. Titik beratnya kepada hasil atau keuntungan instan dan langsung dapat dirasakan.

Berbisnis
1. Memfokuskan diri untuk membangun image brand. 
2. Sistem manajemen yang tidak tersentralisasi, jadi karyawan dapat berkontribusi untuk mengembangkan usaha juga.
3. Lebih menitik beratkan pada hasil dan visi jangka panjang yang lebih besar.
 

Setiap pebisnis adalah pedagang, tetapi setiap pedagang bukanlah pebisnis. Pada intinya perbedaan antara berdagang dan berbisnis adalah tentang bagaimana membangun visi mereka. 
Seorang pedagang tidak mementingkan image brand, yang terpenting adalah barang laku terjual dan pedagang dapat untung. Baik itu dengan cara pasang iklan dan diskon besar-besaran, karena yang penting barang cepat terjual. 

Tetapi pebisnis punya visi yang lebih besar kedepannya, salah satu diantaranya adalah dengan membangun brand usahanya. Pebisnis akan lebih berhati-hati dalam memberikan promosi, karena dengan memberikan diskon pada waktu yang tidak tepat, maka brand tersebut dapat dicap brand murahan. 


Sembarang menjual barang ditempat yang tidak tepat juga dapat membuat brand menjadi dicap murah. Hal ini tentunya tidak baik bagi kelangsungan usaha kedepannya, karena yang paling di ingat customer adalah brand dan bukan barang jualannya.

Berikut ini sebuah ilustrasi sederhana sebagai penjelasan:
Dua orang pemuda yakni Reza dan Deni, kedua-duanya sama-sama menjual bakso dalam gerobak. Bedanya adalah Reza membuat brand dan logo untuk usaha baksonya, dia membuat logo sederhana bertuliskan BaksoReza dan dia tempelkan di gerobak. Sedangkan Deni tidak mempedulikan hal itu dan hanya menempelkan tulisan bakso di gerobaknya.

Setelah berjalan selama satu tahun, keduanya dapat menjual 100 mangkok per hari. Pada suatu hari Deni jatuh sakit dan menyuruh saudaranya untuk berjualan bakso. Tapi yang biasanya Deni dapat menjual 100 mangkok per hari, saudaranya dengan menggunakan gerobaknya hanya dapat menjual 30 mangkok per hari. Apa yang membuat perbedaan ini? ternyata setelah ditelusuri, warga tidak mau membeli bakso Deni karena penjualnya adalah orang yang berbeda, mereka pikir itu bukan bakso buatan Deni padahal bahan, resep dan gerobaknya adalah milik Deni.

Beda halnya dengan Reza, walaupun Reza jatuh sakit dan menyuruh saudaranya untuk berjualan bakso, penjualannya tetap stabil. Kenapa stabil? karena warga disana sudah mengetahui bahwa itu adalah bakso Reza dengan melihat dari logo BaksoReza yang tertera di gerobaknya. Lama kelamaan dengan semakin terkenalnya brand BaksoReza, Reza bisa membuka cabang dan pelanggan pun tetap membeli bakso tersebut, karena mereka tahu itu adalah bakso buatan brand BaksoReza.

Itulah kekuatan brand, dan hal itulah yang membedakan pedagang dan pebisnis. Jika brand anda sudah terkenal pastinya akan membawa banyak keuntungan bagi bisnis anda. Jika bisnis anda belum mempunyai nama, segera berikan nama dan logo untuk bisnis anda. 


Demikiane pembahasan tentang perbedaan bisnis dan dagang secara sederhana. Terimakasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Source link

Categories Belajar

Leave a Comment